Belajar dan menjaga kepercayaan usaha & bisnis

Miliki jiwa usaha tentunya akan membuah hasil yang sempurna. Hal inilah yang dialami Ananda Dwi Wulandari dalam mengembangkan usaha bersama kakak iparnya. Wanita yang tinggal di Kutabumi, Kabupaten Tangerang memang gemar dalam berdatang, khususnya dalam memasarkan produk unggulan berupa tempahan kerudung dibeberapa pasar tradisional.

Dwi mengawali karirnya sejak 2003 dan merasa berterimakasih terhadap kakak iparnya yang selalu memberikan nasehat dan
kekuatanya untuk tetap sabar dalam menjalani usahanya.

“Dulu saya hanya bisa menjual per item saja di pasar tradisional, tapi sekarang saya hanya mengantarkan pesanan, sebab sekarang saya sudah menambah kebeberapa daerah, salah satunya adalah Bogor,” ujarnya, Dwi menamhahkan, menjalani usaha tidak sepenuhnya berhasil atau sukses. tapi ada beberapa rintangan yang harus dihadapi, yakni gulung tikar (bangkrut). Nainun, dengan kesabaran dan keyakinan untuk bangkit, akhirnya usaha ini bisa berjalan kembali. “Dulu saya sempat bangkrut karena ditipu sama langganan saya,

dan kerugian yang saya alami sekitar Rp 25 juta dan mengakibatkan produksi tersendat. Tak lama kemudian ada orang yang perecaya dengan saya dengan meminjamkan uang sebesar 20 juta untuk melanjutkan usaha saya,” pungkasnya.

Melihat pinjaman modal tersebut Dwi pun langsung bangkit dan harus berhati-hati agar tidak terulang kejadian serupa (penipuan). Saya sangat berhati-hati, ini bukan bicara uang yang saya pinjam, tetapi tentang kepercayaan orang yang harus saya .pegang. saya tidak ingin mengecewakan dia yang sudah baik denga saya,” paparnya .(dra)

Demikianlah sedikit informasi tentang Belajar dan menjaga kepercayaan usaha & bisnis, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *