Saksi Kasus Simulator Siap Diadu dengan Anas

Ketua panitia lelang royek Simulator SIM AKBP Teddy Rusmawan mengakui, ada pertemuan antara pihaknya dan Anas Urbaningrum. Sekalipun mantan ketua umum DPP Partai Demokrat itu membantah adanya pertemuan di restoran King Crab pada 2010, Teddy menyatakan, siap diadu keterangannya. Saksi kunci kasus simulator SIM itu lewat kuasa hukumnya menyatakan siap dikonfrontasi dengan Anas untuk membuktikan kebenaran.

“Pak Teddy siaplah (dikonfrontasi dengan Anas). Sebenarnya, dia sudah dikonfrontasi (dengan saksi lain) dan alhamdulillah tidak masalah, ” kata kuasa hukum Teddy Dwi Ria Latifa.
Ria menambahkan. dia dan kliennya tidak dalam posisi untuk memberikan komentar atas keterangan atau bantahan dari pihak lain. Jika Anas membantah adanya pertemuan tersebut, lanjutnya, hal itu tidak berkaitan dengan sang klien.

Namun, dia memastikan, Teddy akan menjawab yang sebenarnya kepada penyidik KPK mengenai apa yang dia ketahui. Pernyataan Teddy, kata Ria, sesuai dengan kenyatan soal proyek simulator SIM. Dia menjelaskan, posisi Teddy sebagai saksi akan mengonfirmasikan keterangan-keterangan dan saksi lainnya. Dalam hal ini, bila Anas membantah akan adanya pertemuan, keterangan Teddy bisa jadi pembanding.
Saat ditanya apakah Teddy sudah pernah dikonirontasi dengan saksi atau tersangka dalam kasus simulator SIM, Ria mengiyakannya. Namun, dia enggan menyebutkan pihak-pihak mana yang sudah dikonfrontasi dengan Teddy.
Apakah sudah dikonfrontasi dengan Muhammad Nazaruddin?

Ria mengaku, kliennya belum pernah. “Kalau sama Nazar, belum. Tapi dengan (saksi) yang lain sudah banyaklah, tidak bisa disebutkan,” dia menjelaskan.
Mengenai aliran uang proyek simulator SIM yang dilakukan Djoko Susilo dan kemudian menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), Ria juga enggan berkomentar. “Pokoknya semua yang ditanyakan penyidik KPK, terkait simulator maupun TPPU, sejauh itu diketahui oleh Teddy langsung, sudah dia jelaskan di KPK,” dia menegaskan.
Sebelumnya, dikabarkan adanya pertemuan di restoran King Crab, Kawasan Sudirman, yang dihadiri Irjen Djoko Susilo di dampingi AKBP Teddy Rusmawan dengan Anas urbaningrum, Nazaruddin, dan Saan Mustopa. Baik Anas maupun Saan Mustopa, membantah adanya pertemuan itu dan menyebutnya sehagai fitnah.

Sekian Saksi Kasus Simulator Siap Diadu dengan Anas semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *